Home » Berita Poltekim » Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Tugas dan Fungsi Bagian Administrasi Umum Politeknik Imigrasi
Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Tugas dan Fungsi Bagian Administrasi Umum Politeknik Imigrasi

Pada tanggal 11 November 2021, Politeknik Imigrasi kembali menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Penguatan Tugas dan Fungsi Bagian Administrasi Umum pada Politeknik Imigrasi BPSDM Hukum dan HAM. Kegiatan ini diikuti oleh Direktur Politeknik Imigrasi, para wakil direktur, para pejabat struktural, unsur dosen dan pegawai di lingkungan Poltekim. Turut hadir peserta undangan dari jajaran sekretariat BPSDM Hukum dan HAM, serta jajaran humas Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sama seperti tahun lalu, FGD Penguatan Tugas dan Fungsi Bagian Administrasi Umum Poltekim mengundang beberapa narasumber yaitu dari Biro Kepegawaian Setjen Kemenkumham membahas materi analisa beban kerja dan aplikasi simpeg, KPPN wilayah V Jakarta dengan materi aplikasi SAKTI dan pengembangannya, KPKNL Bogor dengan materi tata cara penghapusan BMN, dan yang terakhir dari PT. Aka Multi Profesional sebagai pengembang aplikasi bertajuk "Poltekim Satu" yang merupakan aplikasi terintegrasi antara bagian akademik dan peserta didik, serta bagian administrasi umum Politeknik Imigrasi.

Pada pembukaan FGD yang secara resmi dibuka oleh Direktur Poltekim, Wisnu Widayat menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini rutin dilakukan setiap menjelang akhir tahun anggaran yang bertujuan sebagai alat evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman dan pencapaian kinerja atas pelaksanaan tugas dan fungsi para pegawai khususnya di Bagian Administrasi Umum Poltekim dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan kedinasan serta berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi.

Pada bagian lain, B.Hartati selaku Kabag Administrasi Umum Poltekim menyampaikan bahwa Poltekim memerlukan komitmen dan strategi yang komprehensif dan integratif dalam pengembangan SDM serta perlu menjalankan pengelolaan pengetahuan (knowledge management) yang merupakan unsur utama dalam pencapaian kinerja sebuah organisasi. Lebih jauh Hartati menyampaikan bahwa di era revolusi industri 4.0, Poltekim harus mampu memberikan dukungan sarana prasarana Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan vokasi ilmu terapan keimigrasian guna menghasilkan alumni Poltekim yang menguasai teknologi informasi, unggul, terampil, dan siap pakai dalam memasuki era society 5.0 dimana manusia harus hidup harmonis berdampingan dengan teknologi.

Untuk itu, dengan kehadiran para narasumber pada FGD ini dalam melakukan alih pengetahuan (transfering of knowledge) kepada jajaran pegawai Poltekim yang dimoderatori oleh Kasubag Kepegawaian dan Keuangan, Edo Havid Kailani dan Kasubag Umum RT, Tri Suci Anggraini, kiranya dapat semakin menajamkan pelaksanaan tugas dan fungsi di Bagian Administrasi Umum. (tm*)